What if Allah

Asalaam Alaikum

What if, Allah couldn't take the time to bless us today because we couldn't take the time to thank Him yesterday?


What if Allah decided to stop leading us tomorrow because we didn't follow Him today?


What if, we never saw another flower bloom because we grumbled when Allah sent the Rain?


What if Allah didn't walk with us today because we failed to recognize it as His day?


What if, Allah took away the Quran tomorrow because we would not read it today?


What if,Allah took away His message because we failed to listen to the messenger?


What if, the door of the Mosque was closed because we did not open the door of our heart?



What if, Allah stopped loving and caring for us because we failed to love and care for others?



What if, Allah would not hear us today ! because we would not listen to Him?



What if, Allah answered our prayers the way we answer His calls .


What if, Allah met our needs the way we give Him our lives???


My dear brothers and sisters, lets all realize that we are nothing without Allah in our lives. As Muslims, lets all try to fulfill our duties to Allah so he will be pleased with us in the hereafter. Ameen


Please Don't Forget the Plight of Muslims in your Dua's "And Seek (Allah's) help
with Sabr (patience) and Salat (prayers): it is indeed hard, except to those who
are humble" (Qur'an Al-Baqara 2:45)

If Allah brings you to it,
He will bring you through it.
In Happy moments, praise Allah.
In Difficult moments, seek Allah.
In Quiet moments, worship Allah.
In Painful moments, trust Allah.
In Every moment, thank Allah.
READ MORE

Watak Manusia

TERNYATA, ada empat watak utama yang dimiliki manusia. Dan yang pertama kali menemukannya adalah Hippocrates pada 400 tahun SM! Sampai sekarang, keempat watak ini tetap ditemukan. Juga watak perpaduan antara keempatnya. Lalu apa yang membuat diri anda begitu istimewa?

Banyak hal. Temukan betapa hebat dan kreatif Tuhan membuat Anda dalam Kepribadian Plus.

Dari sini Anda akan mengetahui apakah Anda :
> Seorang Sanguinis yang spontan, lincah, dan periang
> Seorang Melankolis yang penuh pikiran, setia, tekun
> Seorang Koleris yang suka petualangan, persuasif, percaya diri
> Seorang Phlegmatis yang ramah, sabar, puas
atau perpaduan dari sifat-sifat di atas.

Anda juga akan mengetahui bagaimana cara terbaik untuk menggunakan aset anugerah Tuhan yang unik ini untuk mendatangkan keserasian dalam semua hubungan Anda. Florence Littauer menjelaskan : ”Setelah kita tahu siapa diri kita dan mengapa kita bertindak dengan cara seperti yang kita lakukan, kita bisa mulai memahami jiwa kita, meningkatkan kepribadian kita, dan belajar menyesuaikan diri dengan orang lain.”

Begitu Anda memahami bagaimana cara mengeluarkan apa yang terbaik dari diri Anda, Anda akan mendapatkan bahwa orang lain juga kelihatan lebih baik. Temukanlah orang yang selalu Anda inginkan untuk menjadi Kepribadian Plus.



Tidak Ada Dua Orang yang Sama

Kalau kita semua seperti telur yang identik dalam sebuah karton, seekor ayam betina raksasa bisa menghangatkan kita dan mengubah kita menjadi anak ayam yang manis/ ayam jago yang gagah dalam sekejap mata, tetapi kita semua berbeda. Kita semua dilahirkan dengan rangkaian kekuatan dan kelemahan kita sendiri, dan tidak ada rumus ajaib yang bisa bekerja seperti mukjizat bagi kita semua. Sebelum kita mengenal keunikan kita, kita tidak bisa memahami bagaimana orang bisa duduk dalam seminar yang sama dengan pembicara yang sama dalam jumlah waktu yang sama pula dan semuanya mencapai tingkat sukses yang berbeda-beda.

Kepribadian Plus melihat kepada diri kita masing-masing sebagai individu yang merupakan campuran dari empat watak dasar dan mendorong kita untuk mengenal saya yang sesungguhnya dari dalam sebelum berusaha mengubah apa yang tampak pada permukaan.



Kepribadian Sanguinis "Populer" ( Ekstrovert – Membicara – Optimis )

1. Kekuatan Emosi Sanguinis Populer
Kepribadian yang menarik, suka berbicara, Menghidupkan pesta, Rasa humor yang hebat, Ingatan kuat untuk warna, Secara fisik memukau pendengar, Emosional dan demonstratif, Antusias dan ekspresif, Periang dan penuh semangat, Penuh rasa ingin tahu, Baik di panggung, Lugu dan polos, Hidup di masa sekarang, Mudah diubah, Berhati tulus, Selalu kekanak-kanakan.

2. Sanguinis Populer di Pekerjaan
Sukarelawan untuk tugas, Memikirkan kegiatan baru, Tampak hebat di permukaan, Kreatif dan inovatif, Punya energi dan antusiasme, Mulai dengan cara cemerlang, Mengilhami orang lain untuk ikut, Mempesona orang lain untuk bekerja

3. Sanguinis Populer Sebagai Teman
Mudah berteman, Mencintai orang, Suka dipuji, Tampak menyenangkan, Dicemburui orang lain, Bukan pendendam, Cepat minta maaf, Mencegah saat membosankan, Suka kegiatan spontan.

4. Sanguinis Populer Sebagai Orang Tua
Membuat rumah menyenangkan, Disukai teman anak-anak, Mengubah bencana, menjadi humor, Merupakan pemimpin sirkus



Kepribadian Melankolis "Sempurna" ( Introvert – Pemikir – Pesimis )

1. Emosi Melankolis Sempurna
Mendalam dan penuh pikiran, Analitis, Serius dan tekun, Cenderung jenius, Berbakat dan kreatif, Artistik atau musical, Filosofis dan puitis, Menghargai keindahan, Perasa terhadap orang lain, Suka berkorban, Penuh kesadaran, Idealis

2. Melankolis Sempurna di Pekerjaan
Berorientasi jadwal, Perfeksionis, standar tinggi, Sadar perincian, Gigih dan cermat, Tertib dan terorganisasi, Teratur dan rapi, Ekonomis, Melihat masalah. Mendapat pemecahan kreatif, Perlu menyelesaikan apa yang dimulai, Suka diagram, grafik, bagan, daftar

3. Melankolis Sempurna Sebagai Teman
Hati-hati dalam berteman, Puas tinggal di latar belakang, Menghindari perhatian, Setia dan berbakti, Mau mendengarkan keluhan, Bisa memecahkan masalah orang lain, Sangat memperhatikan orang lain, Terharu oleh air mata penuh belas kasihan, Mencari teman hidup ideal.

4. Melankolis Sempurna Sebagai Orang Tua
Menetapkan standar tinggi, Ingin segalanya dilakukan dengan benar, Menjaga rumah selalu rapi, Merapikan barang anak-anak, Mengorbankan keinginan sendiri untuk yang lain, Mendorong intelegensi dan bakat.



Kepribadian Koleris "Kuat" ( Ekstrovert – Pelaku – Optimis )

1. Emosi Koleris Kuat
Berbakat pemimpin, Dinamis dan aktif, Sangat memerlukan perubahan, Harus memperbaiki kesalahan, Berkemauan kuat dan tegas, Tidak emosional bertindak, Tidak mudah patah semangat, Bebas dan mandiri, Memancarkan keyakinan, Bisa menjalankan apa saja.

2. Koleris Kuat di Pekerjaan
Berorientasi target, Melihat seluruh gambaran, Terorganisasi dengan baik, Mencari pemecahan praktis, Bergerak cepat untuk bertindak, Mendelegasikan pekerjaan, Menekankan pada hasil, Membuat target, Merangsang kegiatan, Berkembang karena saingan.

3. Koleris Kuat Sebagai Teman
Tidak terlalu perlu teman, Mau bekerja untuk kegiatan, Mau memimpin dan mengorganisasi, Biasanya selalu benar, Unggul dalam keadaan darurat.

4. Koleris Kuat Sebagai Orang Tua
Memberikan kepemimpinan kuat. Menetapkan tujuan, Memotivasi keluarga untuk kelompok, Tahu jawaban yang benar, Mengorganisasi rumah tangga.



Kepribadian Phlegmatis "Damai" ( Introvert – Pengamat - Pesimis )

1. Emosi Phlegmatis Damai
Kepribadian rendah hati, Mudah bergaul dan santai, Diam, tenang, dan mampu, Sabar, baik keseimbangannya, Hidup konsisten, Tenang tetapi cerdas, Simpatik dan baik hati, Menyembunyikan emosi, Bahagia menerima kehidupan, Serba guna

2. Phlegmatis Damai di Pekerjaan
Cakap dan mantap, Damai dan mudah sepakat, Punya kemampuan administratif, Menjadi penengah masalah, Menghindari konflik, Baik di bawah tekanan, Menemukan cara yang mudah.

3. Phlegmatis Damai Sebagai Teman
Mudah diajak bergaul, Menyenangkan, Tidak suka menyinggung, Pendengar yang baik, Selera humor yang menggigit, Suka mengawasi orang, Punya banyak teman, Punya belas kasihan dan perhatian

4. Phlegmatis Damai Sebagai Orang Tua
Menjadi orang tua yang baik, Menyediakan watku bagi anak-anak, Tidak tergesa-gesa, Bisa mengambil yang baik dari yang buruk, Tidak mudah marah.



Demikian 4 karakter dasar yang telah ditemukan oleh Hipocrates 400 tahun SM, dengan harapan anda yang telah membaca artikel ini dan memahaminya anda dapat mengetahui karakter anda dan anda dapat mengerti karakter orang-orang terdekat anda (teman, keluarga, pacar, dll) sehingga anda dapat menyesuaikan diri dan anda tahu bagaimana cara menghadapi tipikal dari 4 karakter yang berbeda tersebut dengan cara yang berbeda-beda pula.
READ MORE

INDONESIAN SONG FESTIVAL 2010 road to ASEAN

SYARAT & KETENTUAN KEPESERTAAN
PERSYARATAN UMUM

1. Terbuka untuk umum (warga negara Indonesia) tanpa batasan usia.
2. Karya harus original (asli/bukan jiplakan), belum pernah diedarkan dan tidak sedang terikat kontrak dengan pihak manapun serta tidak pernah diikutsertakan dalam Festival/Lomba Cipta/Kompetisi Lagu dimanapun juga dan belum pernah dipublikasikan di media apapun dengan cara dan bentuk apapun.
3. Lirik lagu menggunakan bahasa Indonesia dan atau bahasa Inggris serta tidak bernuansa sara.
4. Lagu dibawakan dengan iringan minimal satu alat musik (guitar/piano/keyboard).
5. Durasi lagu maksimal 5 menit (sudah termasuk Intro, Interlude, dan Coda).
6. Setiap peserta dapat mendaftarkan maksimal 3 (tiga) buah lagu ciptaan.
7. Uang pendaftaran sebesar Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah) per lagu, ditransfer ke rekening panitia : Bank Mandiri Cab. Jakarta Menteng No. Rek. : 122-0000778897 A.n. Lolita Susye Indonesian Song Festival (I.S.F) 2010.

KETENTUAN PENDAFTARAN

Setiap peserta wajib :

1. Mengisi dan menandatangani formulir pendaftaran.
2. Menandatangani Surat Pernyataan bersedia menerima semua ketentuan Panitia.
3. Menyerahkan lagu yang didaftarkan dalam kemasan CD (setiap CD hanya berisi 1 lagu)
4. Menyerahkan lirik lagu yang diketik dengan rapi.
5. Menyerahkan notasi Lagu (not balok/not angka) jika ada.
6. Menyerahkan bukti transfer pembayaran uang pendaftaran.
7. Menyerahkan 2 (dua) buah pas foto ukuran 4x6.
8. Menyerahkan fotokopi tanda identitas (KTP/SIM/PASPOR) atau keterangan lain yang sah.

TEMPAT PENDAFTARAN

1. Sekretariat Indonesian Song Festival 2009 Jl. Johar No.4U, Menteng, Jakarta Pusat
2. Melalui Web indonesiansongfestival.org
3. Pendaftaran manual dapat dikirimkan melalui kantor pos di daerah masing-masing

WAKTU PENDAFTARAN

1. Dibuka pada : 11 Desember 2009
2. Ditutup pada : 15 Januari 2010
3. Jam Kerja : 10.00 - 17.00 Senin - Jum'at

KETENTUAN TAMBAHAN

1. Panitia hanya akan memilih 10 (sepuluh) lagu sebagai Finalis.
2. 10 (sepuluh) lagu yang dinyatakan resmi sebagai Finalis akan diumumkan melalui website panitia : www. indonesiansongfestival.org
dan media cetak maupun elektronik yang akan ditentukan kemudian oleh panitia.
3. Lagu peserta yang ter-eliminasi tidak akan dikembalikan.
4. Penyanyi yang akan membawakan 10 (sepuluh) lagu finalis pada Babak Final maupun rekaman album, ditentukan sepenuhnya oleh Panitia melalui koordinasi dengan Pencipta Lagunya.
5. Lagu yang terpilih sebagai Finalis (10 besar) akan direkam dan diedarkan oleh Panitia.
6. 10 (sepuluh) lagu Finalis akan dikelola oleh Panitia selaku ‘Pemegang Hak Cipta’ atau pihak lain yang ditunjuk oleh Panitia selama 2 (dua) tahun sejak lagu tersebut diumumkan.
7. Hak-hak dalam pengelolaan karya cipta 10 Finalis akan dituangkan dalam Perjanjian Kerjasama tersendiri antara Pencipta Lagu dan Panitia sesuai Undang Undang Hak Cipta dan ketentuan umum yang berlaku.

TEMA Indonesian Song Festival 2009

1. Tema Lagu bebas dan tidak mengandung unsur SARA.
2. Bernuansa ke-Indonesiaan

HADIAH

1. Hadiah : Mobil dan Uang ratusan juta rupiah.
2. Pajak Hadiah di tanggung Pemenang.

ini link'y..
http://indonesiansongfestival.org/
http://indonesiansongfestival.org/id/?v=syarat
http://www.facebook.com/pages/Jakarta-Indonesia/Indonesian-Song-Festival-2010/194910901145?v=wall
READ MORE

Jangan Lakukan Ini!!!!

Assalamualaikum,
1. Saudara-saudara ku sekalian, seorang saudara kita dari Grup bernama Syafrul Hakim Marbun telah menulis didinding Grup yang bunyinya seperti ini :
"untuk saudara2ku sekalian jgn pernah mengetik kata2 Ass... apapun alasannya karna pengertian dari kata itu tidak sopan. (lihat kamus )"

Jadi intinya dari isi tulisan itu adalah, jangan lah kita memulai obrolan melalui Chatting atau mengirim surat dengan di awali tulisan Ass...
Maksud kita mungkin kependekan dari Assalamualaikum, tapi ternyata kata Ass dalam bahasa Inggris artinya adalah "PANTAT" atau "KELEDAI".
Kita tahu bersama bahwa PANTAT adalah bagian tubuh kita yang berfungsi untuk membuang kotoran atau hadas besar, sedangkan KELEDAI adalah binatang yang sering di artikan sebagai KEBODOHAN.
Dan lagi jika kita menuliskan hanya dengan Ass saja, pasti nya makna dari salam tersebut menjadi tidak benar. Jadi sekali lagi, jangan menuliskan kata Ass dalam setiap awal pembicaraan kita...

2. Jangan mengganti tulisan ALLAH dengan 4JJ, karena tulisan atau huruf-huruf itu ternyata punya arti bagi umat Nasrani yang artinya :
FOR JESUS & JUDAS.

Semoga bermanfaat...
Wassalam
READ MORE

Kejahatan Yang Sempurna

Penyangkalan atas fakta atau memindahkan makna dari fakta telah menjadi tren dalam pentas kasus di negeri ini. Kasus-kasus sidang penyuapan jaksa, dugaan pelecehan seksual, dan konspirasi pembunuhan berjalan sangat rumit dan berlika-liku.

Pertanyaannya, masih adakah kebenaran? Selalu ada fakta dan bukti yang gugur meski jelas dari pemikiran awam bahwa fakta itu mengandung kebenaran. Kita juga melihat, adagium utopis ”kejahatan yang sempurna” (perfect crime) benar-benar ada.

Kejahatan sempurna bukan epos tentang penjahat yang tidak pernah tertangkap penegak hukum dan mempertanggungjawabkannya dengan menjalani hukuman. Kejahatan sempurna adalah kejahatan terorganisasi dan dilakukan oleh pengambil keputusan dari institusi legal. Institusi yang rentan untuk melakukannya adalah aparatus negara.

Pembeda utama antara mafia dan aparat negara adalah soal legalitas. Dari sisi di mana pembuat dan pelaksana hukum berdiri, sebuah organisasi mafia adalah ilegal dan melanggar hukum.

Sophistokrat

Bagaimana jika aparat negara menjadi penjahat? Dengan kekuasaannya, mereka akan meyakinkan publik bahwa semua tuduhan yang dialamatkan kepada mereka adalah keliru. Mereka akan menjadi sophistokrat.

Plato dalam Republic menggambarkan sophist sebagai a sort of wizard atau seorang imitator hal paling nyata. Mereka bukan produsen kebenaran meski amat memahami diktum kebenaran. Mereka hanya memberi kesan kebenaran itu sendiri (Phaedrus, 275b, 276a).

Kecanggihan dalam memanipulasi dan selalu mempertanyakan kebenaran membuat kabur hubungan fakta dan kebenaran. Jika kita terbius keyakinan bahwa segala sesuatu tentang fakta adalah ilusi, mereka berhasil. Kebenaran lalu menjadi soal yang bisa dinegosiasikan.

Orang-orang sophis selalu berbicara tentang hantu, pengingkaran, dan penolakan dengan mempertanyakan kembali. Kecanggihan mereka seperti setan yang memainkan simulasi yang selalu ada di ruang samar-samar dan meyakinkan, sebuah kesalahan adalah hal paling benar (Deleuze, 1994:127).

Di berbagai ruang, institusi di republik ini telah dipenuhi sophistokrat. Mereka mempunyai lingkaran dengan berbagai profesi yang sejatinya hanya kamuflase. Semakin banyak hal yang secara faktual benar lalu menjadi lenyap dan berganti makna. Demikian juga dengan argumentasi yang mereka bangun akan dengan mudah dipercayai meski tidak masuk akal.

Apakah rakyat dan publik harus disalahkan karena membiarkan mereka berjaya? Tidak mudah menjawabnya karena mereka menguasai instrumen kekuasaan. Letak kehebatan para sophistokrat adalah kepiawaian melakukan dekonstruksi atas usaha-usaha meletakkan fondasi bagi konsensus kebenaran dan norma- norma moral di atas tatanan hukum dan politik. Prestasi besar mereka adalah membuat kebenaran menjadi hal yang seolah-olah benar.

Konsensus kebenaran

Sulitkah menentukan kebenaran? Filsuf Giambatista Vico (1965) memercayai, sensus communis (common sense) merupakan awal yang baik untuk menjelajah kebenaran dan menjadi dasar bagi konsep kebijaksanaan. Namun, yang kini terlihat adalah perlombaan seni berbicara (retorika) daripada menyatakan hal yang sesungguhnya (right thing).

Kebenaran sendiri terlalu paradoksal dan dilematis diperdebatkan. Akan tetapi, kita harus menyetujui tatanan kebenaran. Konsensus kebenaran harus diletakkan di aras kepentingan publik dan persepsi mereka atas kondisi politik dan hukum yang moralis.

Kebenaran publik tentu menjadi sesuatu yang lebih tinggi daripada kebenaran sektarian meski kebenaran publik bisa berubah seiring waktu.

Kita dihadapkan persoalan yang belum terselesaikan oleh agenda demokratisasi pasca-Orde Baru. Pelembagaan civil society yang belum kuat merupakan sebab gagalnya konsolidasi sipil untuk meletakkan batas-batas moralitas yang haus dipenuhi penyelenggara negara.

Perubahan dalam internal institusi, baik eksekutif, legislatif, yudikatif, maupun konstitutif, cenderung berjalan tanpa kontrol. Yang tampak adalah diorama pertarungan antarkeluarga gajah dan masyarakat menjadi pelanduk yang hampir mati di tengah arena mereka.

Bagaimana melakukan model pelembagaan konsensus? Setidaknya ada tiga hal penting.

Pertama, memulihkan agenda penguatan civil society yang bisa mengelola perbedaan kepentingan dari berbagai kelompok di dalamnya. Jaminan negara atas perbedaan pendapat harus ditepati. Dalam pembuatan regulasi, hak-hak konstitusional warga atas kebebasan dan pertanggungjawaban harus dikedepankan.

Kedua, membangun mekanisme keseimbangan kekuasaan dan saling kontrol antarinstitusi negara. Tidak boleh ada institusi yang mempunyai kewenangan lebih besar dari yang lain. Masing-masing harus mempunyai kewenangan sebagai eksekutor. Hal yang penting adalah membuat mekanisme yang mampu meniadakan tawar-menawar antarinstitusi negara dalam rangka membela kepentingan yang bersifat pribadi masing-masing.

Ketiga, meletakkan landasan normatif bangsa dan negara sebagai acuan yang selalu mempunyai relevansi bagi kinerja institusi negara dan bisa dijadikan pegangan. Semangat kebenaran yang berlaku universal bisa menjadi pegangan informal. Hal itu menjelma menjadi suara hati dari nurani yang amat menentukan pilihan-pilihan politiknya.

Para sophistokrat adalah aktor kejahatan yang sempurna. Jangan sampai mereka membuat negara dengan segenap institusinya sebagai panggung dari sandiwara perdebatan tanpa usai. Sementara rakyat hanya menjadi penonton yang harus membayar mahal untuk pementasan yang sama sekali tidak bermutu.

M Faishal Aminuddin Direktur Eksekutif Lembaga Pengkajian INDIGO

http://www.reformasihukum.org/konten.php?nama=Pemilu&op=detail_politik_pemilu&id=770


Kompas 
READ MORE
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...